REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - - Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University mencatatkan peningkatan dalam UI GreenMetric World University Rankings 2026 dengan menempati peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jakarta,...
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - - Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University mencatatkan peningkatan dalam UI GreenMetric World University Rankings 2026 dengan menempati peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jakarta, peringkat 3 besar PTS nasional, dan peringkat 17 perguruan tinggi secara nasional. Capaian tersebut meningkat dari posisi UEU pada 2025 yang berada di peringkat 2 DKI Jakarta, peringkat 29 nasional, dan peringkat 203 dunia.
Peningkatan 12 posisi di tingkat nasional tersebut mencerminkan perkembangan kinerja Universitas Esa Unggul dalam berbagai aspek keberlanjutan yang menjadi indikator UI GreenMetric. Pada 2025, UEU juga menempati peringkat 12 dunia untuk kategori small campus.
Bagi UEU, hasil tersebut tidak hanya menunjukkan perubahan posisi dalam pemeringkatan, tetapi juga menjadi gambaran atas upaya yang dilakukan secara lintas bidang, mulai dari pengembangan infrastruktur, pengelolaan energi dan sampah, hingga pendidikan, penelitian, serta tata kelola kampus.
UI GreenMetric World University Rankings mengukur kinerja keberlanjutan perguruan tinggi melalui indikator dan skor numerik. Pada 2026, penilaian mencakup tujuh aspek, yaitu penataan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi.
Ketujuh aspek tersebut membuat keberlanjutan perguruan tinggi dinilai secara lebih menyeluruh. Kampus tidak hanya dituntut memiliki program lingkungan, tetapi juga menunjukkan bagaimana sumber daya dikelola, bagaimana aspek keberlanjutan diintegrasikan dalam pendidikan dan penelitian, serta bagaimana institusi membangun tata kelola yang mendukung praktik tersebut.
Pada 2026, partisipasi UI GreenMetric juga semakin luas. Pemeringkatan ini diikuti lebih dari 2.000 perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi dari lebih dari 100 negara. Di Indonesia, terdapat 219 perguruan tinggi yang berpartisipasi, terdiri atas 113 perguruan tinggi negeri dan 106 perguruan tinggi swasta.
Data tersebut disampaikan Kepala UI GreenMetric, Vishnu Juwono, dalam pengumuman UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).
“Pada 2026 partisipan telah melampaui jumlah 2.000 perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi dari lebih dari 100 negara,” ujar Vishnu dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Luasnya partisipasi tersebut turut menunjukkan bahwa praktik keberlanjutan semakin menjadi bagian dari agenda pengembangan perguruan tinggi di berbagai negara.
Universitas Esa Unggul hadir secara langsung dalam pengumuman UI GreenMetric 2026 di UGM. UEU diwakili Ketua Tim UEU GreenMetric, Helmi Geisfarad, S.Sos., M.I.Kom.
Menurut Helmi, peningkatan posisi UEU merupakan hasil dari upaya bersama yang berlangsung pada berbagai bidang yang masuk dalam penilaian UI GreenMetric. Karena itu, peningkatan peringkat tidak dilepaskan dari proses pengelolaan, pengukuran, dan dokumentasi kinerja secara berkelanjutan.
“Kenaikan ini merupakan hasil kerja bersama. Mulai dari pengelolaan energi, sampah, air, transportasi, pengembangan ruang dan infrastruktur, hingga pendidikan dan penelitian. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas data agar setiap capaian dapat dipertanggungjawabkan secara akademik,” katanya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kinerja UEU dibangun melalui berbagai aspek yang saling berkaitan. Pengelolaan lingkungan berjalan berdampingan dengan pengembangan ruang dan infrastruktur, sementara pendidikan dan penelitian menjadi bagian dari upaya membawa isu keberlanjutan ke dalam ekosistem akademik.
Pendekatan berbasis data juga menjadi penting dalam proses tersebut. Setiap program perlu didukung dokumentasi dan indikator yang dapat diukur sehingga perkembangan kinerja dapat dievaluasi dari waktu ke waktu.
Keberlanjutan Menjadi Bagian dari Ekosistem Akademik
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, S.T., M.B.A., IPU, ASEAN Eng., mengatakan capaian UI GreenMetric 2026 menjadi bagian dari komitmen UEU dalam membangun perguruan tinggi yang berkembang secara akademik sekaligus memiliki tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Kami bersyukur atas peningkatan posisi Universitas Esa Unggul dalam UI GreenMetric 2026. Namun, bagi kami, peringkat bukanlah tujuan akhir. Ini merupakan cermin bahwa upaya membangun budaya keberlanjutan di lingkungan UEU terus bergerak dan harus dilakukan secara konsisten,” ujar Arief.
Ia menambahkan, keberlanjutan perlu ditempatkan sebagai bagian dari tata kelola perguruan tinggi dan bukan sekadar program tambahan.
“Kampus berkelanjutan harus menjadi bagian dari budaya institusi. Karena itu, kami akan terus mendorong integrasi aspek lingkungan, sosial, pendidikan, penelitian, teknologi, dan tata kelola dalam pengembangan Universitas Esa Unggul,” kata Arief.
Arah tersebut membuat isu keberlanjutan tidak hanya berada pada level pengelolaan kampus. Bagi mahasiswa, lingkungan akademik yang terhubung dengan persoalan lingkungan, teknologi, pendidikan, dan penelitian membuka ruang untuk melihat bagaimana pengetahuan dapat diterapkan pada persoalan nyata.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar ruang kelas. Mahasiswa dapat memahami bahwa isu seperti efisiensi energi, pengelolaan sampah, transportasi, pengelolaan air, maupun keberlanjutan lingkungan membutuhkan pendekatan lintas bidang yang menggabungkan pengetahuan, data, teknologi, dan kemampuan memecahkan masalah.
Peringkat 1 PTS di Jakarta, 3 besar PTS nasional, dan peringkat 17 perguruan tinggi nasional pada UI GreenMetric 2026 menjadi salah satu bentuk pengakuan eksternal terhadap perkembangan kinerja keberlanjutan Universitas Esa Unggul.
Namun, angka tersebut menjadi berarti karena dibangun melalui berbagai aspek yang dinilai dalam pemeringkatan, dari infrastruktur dan energi hingga pendidikan, penelitian, serta tata kelola. Dengan demikian, keberlanjutan tidak berdiri sebagai satu program yang terpisah, tetapi menjadi bagian dari pengembangan institusi secara menyeluruh.
| # | Наименование новости | Тональность | Информативность | Дата публикации |
|---|---|---|---|---|
| 1 | АлтГУ укрепил позиции в рейтинге экономических вузов России - 2026 | 5 | 7 | 02-07-2026 |
| 2 | ЮФУ улучшил позиции в Национальном рейтинге университетов "Интерфакс"-2026, поднявшись на 15-место | 5 | 7 | 26-06-2026 |
| 3 | La Complutense, entre las 100 mejores universidades de Europa, según el ranking CWUR 2026 | 0 | 24.29 | 03-06-2026 |
| 4 | 25. März 2026 — WU behauptet starke Position im internationalen QS-Fachranking | 0 | 17.54 | 25-03-2026 |
| 5 | ПетрГУ попал в Национальный рейтинг университетов | 0 | 5 | 21-07-2026 |
| 6 | Самарский университет им. Королёва поднялся в Национальном рейтинге | 5 | 7 | 26-06-2026 |
| 7 | QS 2026 : Sciences Po 2e meilleure université française catégories insertion professionnelle et internationalisation | 0 | 11.13 | 18-06-2026 |
| 8 | UrFU sobe significativamente em ARWU de 2026 | 0 | 17.47 | 21-08-2026 |
| 9 | УрФУ совершил рывок в Шанхайском рейтинге ARWU-2026 | 0 | 12.6 | 17-08-2026 |
| 10 | Ketika Kuliah Tak Hanya Soal Nilai, Kisah Desvika Elsa Rahmadhani Jadi Wisudawan Berprestasi | 0 | 7.35 | 24-09-2026 |